Senin, 18 Oktober 2010

polaris

Jadilah polaris-ku...
Menjadi pedoman saat ku menjelajahi samudra kehidupan,
Pandu aku menemukan arah kebahagiaan,
terangi langkahku dengan cahaya mu yang tak pernah padam.,
teruslah bersamaku,karna ku yakin kau takkan pernah menghilang,.

aristory.30juli2008

Kamis, 15 Juli 2010

kata

kata terangkai dalam kalimat
terucap dari bibirmu dengan jelas
mungkin kau tak sadari
tapi rangkaian kata itu tlah menyakitkan
menjadikan luka dalam rasa yang dalam
meneteskan air mata tanpa alasan
memberatkan nafas
dan seakan menjadikan segalanya sia-sia

sebelum rangkaian kata itu terucap, berpikirlah apa yang akan terjadi
tak pernah mengetahui dalamnya luka karena kata
dan mungkin rangkaian kata juga takkan pernah mampu mengobatinya
-aristory-

Kamis, 10 Juni 2010

detik terakhir; bahkan dalam mimpi pun, aku mengakhiri cerita ini

"..bahkan dalam mimpi pun, aku sudah mengakhiri cerita ini.."
-aristory-

Semua terasa begitu nyata,.dinginnya udara, dinginya kursi dan meja besi itu, aroma musim dingin yang khas, dan kegundahan hati yang terasa. Aku duduk di kursi besi dingin, di pelataran sebuah cafe, pada musim yang dingin itu. Entah kapan dan sudah berapa lama aku disana, dan yang aku ingat, saat itu adalah hari terakhir dari kunjunganku. Entah kenapa aku menghubunginya di saat terakhir.

Pesan singkat yang ku kirimkan benar-benar singkat. "aku lagi disini, bisa keluarkah?" , dan dia membalas dengan kalimat seakan tak percaya aku sedang berada di tempatnya saat ini, ribuan kilometer jauhnya dari rumah. Beberapa saat setelah itu , aku melihatnya keluar dari gedung, dengan pakaian yang cukup tebal serta senyumnya yang khas. Menghampiriku yang tengah menunggu.

"Lagi ngapain disini?' tanyanya heran, "Ketemu kamu" jawabku singkat. Tak kusadari aku tersenyum saat itu, yang aku tahu dia tiba-tiba tersenyum seolah membalas senyumanku yang spontan. " Aku pulang hari ini" tak sanggup ku tatap matanya saat kalimat ini ku ucapkan, dan setetes air mata terasa mengalir hangat di udara yang dingin itu dari kelopak mataku.

Tanpa ada kata yang terucap lagi dariku dan sebelum dia bertanya, aku menyerahkan sebuah bingkisan kecil yang sudah aku siapkan, mencoba untuk tetap tersenyum saat menatapnya. "Ayo berfoto" katanya,.dan aku pun mengangguk, tanda setuju. Sudah sangat lama kami tidak berfoto bersama, mungkin 3 tahun yang lalu, saat terakhir bertemu dengannya.

Mungkin foto itu akan jadi kenangan terakhir, dan aku pun kembali ke tempat di mana seharusnya aku berada. Perlahan aku melangkah pergi, menjauh, dan memegang sebuah buku catatan yang pada akhirnya tak aku serahkan kepada dirinya. Biarlah kalimat yang pernah tertulis didalamnya dan smua kenangan yang ada didalamnya ku simpan sendiri. Tak ingin memberatkan dirinya.

Berjalan menuju taxi, langkahku terasa berat, nafasku sesak. Ku akhiri kisah ini, dengan air mata yang entah kenapa mengalir begitu saja dari kelopak mataku, seakan ingin melepas semua gundah, melepas semua kenangan begitu saja..aku pun melangkah pergi, tak menoleh.

"aku pergi, terimakasih untuk segalanya..."

Tersadar dengan kepala yang sedikit pusing, kurasakan mataku basah. Sejenak ku hela nafas panjang, bahkan dalam mimpi pun, aku sudah mengakhiri cerita ini, menghapus harapan, dan melangkah pergi dalam kesendirian..

Usap air matamu, dekap erat tubuhku,
Tatap aku, sepuas hatimu..
Nikmati detik demi detik,
Yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi..
Hirup aroma tubuhku,
Yang mungkin tak bisa lagi tenangkan gundahmu, gundahmu..
Nyanyikan lagu indah, sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali..
Nyanyikan lagu indah tuk melepasku pergi dan tak kembali..
-Detik terakhir; Lyla-

Minggu, 04 April 2010

waktu: aku rindu

..waktu takkan terulang, bahkan jika air matamu berubah menjadi darah...

aristory..4 April 2010
16:56

Berapa banyak waktu yang sudah ku sia-siakan hari ini?
sangat banyak :( dan aku sangat sedih akan hal itu...

entah kenapa hari ini aku merasa sangat lambat dalam melakukan suatu hal,.
rasanya raga ini enggan untuk melangkah dengan cepat..
letih..perih..
hanya rasa itu yang ku rasakan hari ini..

apakah raga ini sudah letih?
jiwa ini perih?
atau hanya sekedar rasa jenuh yang memenuhi pikiran ku?
atau rindu yang tak tersampaikan

ingin mengulang waktu,.
memanfaatkkan dengan sebaik mungkin,.
melakukan hal-hal yang menantang..

"melewati kembali kebersamaan yang telah hilang.."
mungkin ini alasan terkuat ku..mengapa diri ini sangat ingin mengulang waktu
rasa rindu itu yang menusuk dada,.seakan menekan paru-paru
sesak

jika waktu bisa di ulang
aku ingin menceritakan banyak kisah padamu
membagi tawa dan canda di beranda rumah mungil itu
mengatakan kalimat yang belum aku sampaikan padamu..
sebelum dirimu pergi untuk selamanya..

dan mungkin takkan pernah tersampaikan
karena saat ini kau takkan pernah kembali :')


.miss you so much
.ari

...dan biarkan waktu pula yang membawa rindu ini kepadamu...
biarkan air mata yang berubah menjadi hujan
angin yang berhembus kencang
menyampaikan padamu
bahwa disini
"aku rindu"
kamu

waktu

..waktu takkan terulang, bahkan jika air matamu berubah menjadi darah...


aristory..4 April 2010

16:56


Berapa banyak waktu yang sudah ku sia-siakan hari ini?

sangat banyak :( dan aku sangat sedih akan hal itu...


entah kenapa hari ini aku merasa sangat lambat dalam melakukan suatu hal,.

rasanya raga ini enggan untuk melangkah dengan cepat..

letih..perih..

hanya rasa itu yang ku rasakan hari ini..


apakah raga ini sudah letih?

jiwa ini perih?

atau hanya sekedar rasa jenuh yang memenuhi pikiran ku?

atau rindu yang tak tersampaikan


ingin mengulang waktu,.

memanfaatkkan dengan sebaik mungkin,.

melakukan hal-hal yang menantang..


"melewati kembali kebersamaan yang telah hilang.."

mungkin ini alasan terkuat ku..mengapa diri ini sangat ingin mengulang waktu

rasa rindu itu yang menusuk dada,.seakan menekan paru-paru

sesak


jika waktu bisa di ulang

aku ingin menceritakan banyak kisah padamu

mengatakan kalimat yang belum aku sampaikan padamu..

sebelum dirimu pergi untuk selamanya..



.miss you so much

.ari


...dan biarkan waktu pula yang membawa rindu ini kepadamu...

biarkan air mata yang berubah menjadi hujan

angin yang berhembus kencang

menyampaikan padamu

bahwa disini

"aku rindu"

kamu


Sabtu, 20 Maret 2010

..ku awali hari ini dengan mendoakan dirimu,..

Bekasi, 21 Maret 2010
09:59

..ku awali hari ini dengan mendoakan dirimu,
semoga dirimu baik-baik saja di sana,.amin..

Pagi ini, ku buka mataku dengan sedikit enggan,.
masih ngantuk ..ingin rasanya kembali ku tarik selimutku dan kembali tertidur,.
tapi tak bisa, banyak yang harus aku lakukan hari ini..
aku pun beranjak dari tempat tidurku...

meraih secangkir teh hangat,.
masih teringat dalam benakku,.kejadian semalam,.
huft,entah apa yang buat diriku resah
hingga jam 2 dini hari baru bisa terlelap

ku genggam erat cangkir itu,.
"aku takut"
ketakutanku akan kemarahannya
atau takut akan kehilangan sosoknya untuk kesekian kalinya..

kalimat dari beberapa orang dimalam tadi,
semakin membuat ku takut..
:'(

akhirnya,
ku nyalakan laptop dengan koneksi internet
membuka YMku
dan...

tak ada balasan pesan darinya

apakah dia benar-benar marah?
atau dia sangat sibuk?

..ku awali hari ini dengan mendoakan dirimu,
semoga dirimu baik-baik saja di sana,.amin..

.aristory.

sebuah penggalan cerita lama

Bekasi, 20 Maret 201022:49
..obrolan dengan beberapa teman semasa SMA melalui YM malam ini, membuka kembali kenangan yang tersimpan sudah entah berapa lama dalam benakku..

seakan terbawa ke kenangan masa lalu,.
aku merasa berada di bangunan sekolah itu,.
duduk di kursi dekat jendela yang menghadap ke lapangan
memperhatikan seseorang yang berada di lapangan
memandang kagum tanpa kata, atau aku memang tak mampu berkata
"aku kagum" >> kata itu yang akhirnya aku ungkapkan pada sahabatku

rasa yang entah timbul darimana,.
apakah setelah penghianatan yang cukup menyakitkan bagiku di awal tahun itu,
rasa yang ada saat itu adalah sebuah pengalihan atau pelampiasan saja?
ragu menyelimuti benakku,.
keputusanku untuk tidak mengatakan padanya hingga aku yakin itu semua bukan hanya pengalihan dari rasa sakit yang sedang kurasa
aku tak ingin menyakiti perasaannya

waktu terus berlalu,.
rasa kagum ini tak juga hilang
tenang saat berada disekitarnya,
nyaman saat berbicara dengannya,.
senyumnya, yang tak dapat ku deskripsikandan rasa sedih saat dia bercanda dengan lawan jenis?
humm? pertanda apakah ini?
haha, mungkin aku hanya iri saja sebagai seorang anak kecil *benakku

tak kukatakan apapun pada dirinya,.menjelang kepindahannya
dan saat dia pergi,.
:) ku kira semua rasa ini akan berakhir

ternyata tidak

menanti kedatangannya setiap tahun adalah agenda rutinku
hhaha,sahabatku yang memberikan istilah itu "agenda rutin"

kabar kepulangannya cukup untuk membuatku tersenyum beberapa hari
walaupun tidak akan bertemu denganku atau beberpa menit saja.haha
mengetahui dia ada di kota yang sama dan dia baik-baik saja, terasa cukup untukku

satu kali dia mengejutkan ku yang sedang beristirahat di sekretariat,
hahaha,.aku tak mengenalinya saat itu,.
dan saat kau terkejut, entah kmana perginya pikiranmu,*haha

terkadang, aku lebih suka untuk duduk diloby
dan mengingat tentangnya
tentang senyumannya
tentang semangatnya

menanti dirinya kembali lagi
setiap tahunnya
diloby itu

hingga tak terasa kini sudah lewat 4 atau 5 tahun dari masa itu
tlah beberapa tahun tlah selesai menunaikan kewajibanku menuntut ilmu disana
meninggalkan loby sekolah

ingin rasanya kembali ke masa itu,.
melihat dirinya duduk diloby itu,
memberikan salam padanya,.
dan kisah ini kembali membawa diriku untuk mengenangnya,.
:) baik-baik ya dimanapun dirimu berada saat ini,.

*aristory

*seorang teman pernah bertanya padaku:
apa yang kau suka darinya? kayaknya dia biasa aja deh..

>>> aku suka bukan dari fisik atau materi,.aku suka karena dia adalah dirinya
sikapnya yang membuat aku suka
semangatnya yang membuat aku kagum
..dan entah kenapa aku masih bertahan untuk menunggu kepulangannya hingga selama itu