Senin, 18 Oktober 2010

andai..

andai saja matahari lebih dahulu terbit disini dari di tempatmu berada...
kan ku titipkan salam dan hangatnya sinar mentari di sini untukmu disana

andai angin hangat yang berhembus di sini,.
bertiup sebagai angin musin semi hingga tempatmu berada..
akan ku alunkan nada rindu yang mengalun merdu untukmu disana..
mengakhiri dinginnya musim..

andai bintang dapat terlihat jelas
diantara gemerlapnya lampu kota tempatmu berada..
mereka akan selalu menuntunmu,.disaat kau tersesat

andai saja bisikan dapat terdengar olehmu,.
akan ku bisikkan,."baik-baik disana.."

aku menunggu bersama mentari pagi,.hembusan angin,.
dan bintang akan selalu tunjukkan padamu
arah untuk kembali,.
pulang
.:ke rumah:.

Bekasi, 26 Maret 2010
20:22
*aristory

seorang kakak laki-laki untuk adik perempuan

Bekasi,.02 April 2010
21:55 WIB

...dirimu menjadi pedoman dan penyemangatku selalu...


"enak ya punya kakak cowo?"
pertanyaan itu yang sering terdengar dari beberapa temanku,.
beberapa dari mereka,.menganggap memiliki seorang kakak laki-laki itu menyenangkan,.
karena sebagai adik perempuan, tentunya akan lebih disayang,dimanjakan dan diperhatikan serta di jaga oleh sang kakak,. :)

humm..
memang ga salah c,.walau terkadang tetap saja bertengkar,.hehe>>tampaknya itu wajar bila ada pertengkaran kecil..
tetapi punya seorang kakak laki-laki itu memang menyenangkan :D
tapi bukan karena lebih dimanjakan atau dijaga =.=*
>>kakak saya tampaknya tidak memanjakan saya semenjak pergaulan kami berbeda..

saya anak kedua kebetulan saya dilahirkan sebagai seorang perempuan dan kakak saya kebetulan seorang laki-laki,.hehe :)
karena waktu itu ikut ppa dinas di luar tanah kelahiran,.makanya saya lebih sering bermain bersama kakak saya yang satu itu..
umur kami ga jauh beda,.sekitar 5 tahun..
jadi,.kami masih sering bermain bersama :)

dia seorang kakak yang baik,.
rela mengalah buat aku,.hehe ^^V walaupun sering timbul pertanyaan : "kenapa kakak selalu ngalah?" hehe,.>>aku jga ngerasain kok mas sekarang gimana rasanya mengalah :p

:) selalu ngejaga dan nemenin aku..
apalagi pas pindah ke bekasi dan belum kenal banget sama temen-temen disini,.
karena ppa harus dinas dan ibu mengajar di Jakarta dari pagi hinga sore,.aku jadinya cuma berdua aja di rumah..padahal waktu itu aku kelas 1 sd dan kakak kelas 5 sd
jadinya lebih sering berdua dirumah..

inget taq? pulang sekolah selalu pulang bareng, ato ga ku nunggu di depan kelas sampai kakak pulang,.karena kelas 1 pulang lebih awal,.hehe

tapi setelah kakak masuk smp dan pindah sekolah,.semuanya mulai jadi beda
pergaulan n temen-temennya beda..
kita jdi punya jalan masing-masing,.
:) kakak sama temennya dan aku sama temen-temen sebayaku
dan disini, aku mulai mengerti bahwa kakak punya dunianya sendiri dan aku juga
walau kadang jadi ngerasa sedih dan kehilangan sosok seorang kakak,.hehe>>jeles sama temen-temennya n ngerasa ga diperhatiinn>>>bocaaaaaaaaaaaaaah banget! :p

...

kebersamaan itu memang sangat menyenangkan
tetapi..
hal ini berdampak sama pergaulan dan cara berpakaian, dan lain-lain,.haha
aku jadi lebih mudah untuk mengerti sosok laki-laki daripada perempuan,.hehe
karena dari kecil selalu sama kakak laki-laki dan cukup dekat juga sama beberapa temennya,.n di sekolah dasar (SD) juga lebih sering main sama temen yang cowo .. XD hha

dari cara berpakaian juga terpengaruh,.
aku lebih suka memakai kaos cowo n pake baju yang longgar,.
karena baju cewe mayoritas ngetat dan kecil ukurannya..>>> =.=* jadi ngerasa ga begitu nyamaaann

tapi itu akan berubah seiring berjalannya waktu dan proses pendewasaan yang aku lewati
duniaku saat ini dipenuhi oleh para wanita :) dan itu membawa perubahan yang cukup untukku..
terimakasih sekali untuk teman-teman :D

selain itu,.wanita, se"lelaki" apapun dia,.masih tetap menyimpan naluri sebagai seorang wanita dan sebagai seorang ibu :)

...

"punya kakak cowo kan enak, bisa di anter jemput"
hehe,.tampaknya pernyataan ini ga berlaku untukku.. XD

ppa dan kakakku jarang banget anter-jemput,.kecuali memang ga bisa sendiri atau ada hal lain yang tidak bisa aku lakukan,.pokoknya cuma untuk KASUS SPECIAL..hehe

biarpun aku punya kakak laki-laki,.
dia selalu ngajarin aku untuk bisa mandiri :)
bagaimanapun, kita ga bisa bergantung sama seseorang,.

...

terimakasih
tlah menemaniku disaat aku tak tahu harus bermain dengan siapa
menjadi kakak yang menginspirasi dan memberikan semangat
menjadikanku mandiri
mengajakku bermain layang-layang
mengajari bermain sepatu roda


disaat kita dewasa nanti,.
kita akan kembali duduk satu meja dengan ppa-ibu-ade, pasangan hidup dan anak-anak kita
menceritakan kisah yang takkan ada habisnya
tentang persaudaraan
tentang berbagi
tentang pelajaran dari pengalaman hidup

terimakasih tlah menjadi kakak :)

*maaf belum bisa jadi adik yang baik,.hhe :p

aristory

polaris

Jadilah polaris-ku...
Menjadi pedoman saat ku menjelajahi samudra kehidupan,
Pandu aku menemukan arah kebahagiaan,
terangi langkahku dengan cahaya mu yang tak pernah padam.,
teruslah bersamaku,karna ku yakin kau takkan pernah menghilang,.

aristory.30juli2008

Kamis, 15 Juli 2010

kata

kata terangkai dalam kalimat
terucap dari bibirmu dengan jelas
mungkin kau tak sadari
tapi rangkaian kata itu tlah menyakitkan
menjadikan luka dalam rasa yang dalam
meneteskan air mata tanpa alasan
memberatkan nafas
dan seakan menjadikan segalanya sia-sia

sebelum rangkaian kata itu terucap, berpikirlah apa yang akan terjadi
tak pernah mengetahui dalamnya luka karena kata
dan mungkin rangkaian kata juga takkan pernah mampu mengobatinya
-aristory-

Kamis, 10 Juni 2010

detik terakhir; bahkan dalam mimpi pun, aku mengakhiri cerita ini

"..bahkan dalam mimpi pun, aku sudah mengakhiri cerita ini.."
-aristory-

Semua terasa begitu nyata,.dinginnya udara, dinginya kursi dan meja besi itu, aroma musim dingin yang khas, dan kegundahan hati yang terasa. Aku duduk di kursi besi dingin, di pelataran sebuah cafe, pada musim yang dingin itu. Entah kapan dan sudah berapa lama aku disana, dan yang aku ingat, saat itu adalah hari terakhir dari kunjunganku. Entah kenapa aku menghubunginya di saat terakhir.

Pesan singkat yang ku kirimkan benar-benar singkat. "aku lagi disini, bisa keluarkah?" , dan dia membalas dengan kalimat seakan tak percaya aku sedang berada di tempatnya saat ini, ribuan kilometer jauhnya dari rumah. Beberapa saat setelah itu , aku melihatnya keluar dari gedung, dengan pakaian yang cukup tebal serta senyumnya yang khas. Menghampiriku yang tengah menunggu.

"Lagi ngapain disini?' tanyanya heran, "Ketemu kamu" jawabku singkat. Tak kusadari aku tersenyum saat itu, yang aku tahu dia tiba-tiba tersenyum seolah membalas senyumanku yang spontan. " Aku pulang hari ini" tak sanggup ku tatap matanya saat kalimat ini ku ucapkan, dan setetes air mata terasa mengalir hangat di udara yang dingin itu dari kelopak mataku.

Tanpa ada kata yang terucap lagi dariku dan sebelum dia bertanya, aku menyerahkan sebuah bingkisan kecil yang sudah aku siapkan, mencoba untuk tetap tersenyum saat menatapnya. "Ayo berfoto" katanya,.dan aku pun mengangguk, tanda setuju. Sudah sangat lama kami tidak berfoto bersama, mungkin 3 tahun yang lalu, saat terakhir bertemu dengannya.

Mungkin foto itu akan jadi kenangan terakhir, dan aku pun kembali ke tempat di mana seharusnya aku berada. Perlahan aku melangkah pergi, menjauh, dan memegang sebuah buku catatan yang pada akhirnya tak aku serahkan kepada dirinya. Biarlah kalimat yang pernah tertulis didalamnya dan smua kenangan yang ada didalamnya ku simpan sendiri. Tak ingin memberatkan dirinya.

Berjalan menuju taxi, langkahku terasa berat, nafasku sesak. Ku akhiri kisah ini, dengan air mata yang entah kenapa mengalir begitu saja dari kelopak mataku, seakan ingin melepas semua gundah, melepas semua kenangan begitu saja..aku pun melangkah pergi, tak menoleh.

"aku pergi, terimakasih untuk segalanya..."

Tersadar dengan kepala yang sedikit pusing, kurasakan mataku basah. Sejenak ku hela nafas panjang, bahkan dalam mimpi pun, aku sudah mengakhiri cerita ini, menghapus harapan, dan melangkah pergi dalam kesendirian..

Usap air matamu, dekap erat tubuhku,
Tatap aku, sepuas hatimu..
Nikmati detik demi detik,
Yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi..
Hirup aroma tubuhku,
Yang mungkin tak bisa lagi tenangkan gundahmu, gundahmu..
Nyanyikan lagu indah, sebelum ku pergi dan mungkin tak kembali..
Nyanyikan lagu indah tuk melepasku pergi dan tak kembali..
-Detik terakhir; Lyla-

Minggu, 04 April 2010

waktu: aku rindu

..waktu takkan terulang, bahkan jika air matamu berubah menjadi darah...

aristory..4 April 2010
16:56

Berapa banyak waktu yang sudah ku sia-siakan hari ini?
sangat banyak :( dan aku sangat sedih akan hal itu...

entah kenapa hari ini aku merasa sangat lambat dalam melakukan suatu hal,.
rasanya raga ini enggan untuk melangkah dengan cepat..
letih..perih..
hanya rasa itu yang ku rasakan hari ini..

apakah raga ini sudah letih?
jiwa ini perih?
atau hanya sekedar rasa jenuh yang memenuhi pikiran ku?
atau rindu yang tak tersampaikan

ingin mengulang waktu,.
memanfaatkkan dengan sebaik mungkin,.
melakukan hal-hal yang menantang..

"melewati kembali kebersamaan yang telah hilang.."
mungkin ini alasan terkuat ku..mengapa diri ini sangat ingin mengulang waktu
rasa rindu itu yang menusuk dada,.seakan menekan paru-paru
sesak

jika waktu bisa di ulang
aku ingin menceritakan banyak kisah padamu
membagi tawa dan canda di beranda rumah mungil itu
mengatakan kalimat yang belum aku sampaikan padamu..
sebelum dirimu pergi untuk selamanya..

dan mungkin takkan pernah tersampaikan
karena saat ini kau takkan pernah kembali :')


.miss you so much
.ari

...dan biarkan waktu pula yang membawa rindu ini kepadamu...
biarkan air mata yang berubah menjadi hujan
angin yang berhembus kencang
menyampaikan padamu
bahwa disini
"aku rindu"
kamu

waktu

..waktu takkan terulang, bahkan jika air matamu berubah menjadi darah...


aristory..4 April 2010

16:56


Berapa banyak waktu yang sudah ku sia-siakan hari ini?

sangat banyak :( dan aku sangat sedih akan hal itu...


entah kenapa hari ini aku merasa sangat lambat dalam melakukan suatu hal,.

rasanya raga ini enggan untuk melangkah dengan cepat..

letih..perih..

hanya rasa itu yang ku rasakan hari ini..


apakah raga ini sudah letih?

jiwa ini perih?

atau hanya sekedar rasa jenuh yang memenuhi pikiran ku?

atau rindu yang tak tersampaikan


ingin mengulang waktu,.

memanfaatkkan dengan sebaik mungkin,.

melakukan hal-hal yang menantang..


"melewati kembali kebersamaan yang telah hilang.."

mungkin ini alasan terkuat ku..mengapa diri ini sangat ingin mengulang waktu

rasa rindu itu yang menusuk dada,.seakan menekan paru-paru

sesak


jika waktu bisa di ulang

aku ingin menceritakan banyak kisah padamu

mengatakan kalimat yang belum aku sampaikan padamu..

sebelum dirimu pergi untuk selamanya..



.miss you so much

.ari


...dan biarkan waktu pula yang membawa rindu ini kepadamu...

biarkan air mata yang berubah menjadi hujan

angin yang berhembus kencang

menyampaikan padamu

bahwa disini

"aku rindu"

kamu